Sabtu, 13 September 2014
Jangan Sangkutkan Nama Kota dengan Nama Suporter

Teman-teman Pasoepati, Bersikap dewasa lebih berguna bagi diri sendiri dan orang lain , jangan mudah tersinggung dan terhasut oleh hinaan Suporter lain atau hanyalah provokoator yang iri terhadap kita.
Jangan Sampai Kita membawa nama kota tersebut dan menjelek-jelekannya apabila ada masalah dengan suporter lain. Penduduk dikota era sekarang 30% pendatang 60% Asli penduduk non suporter dan 10% Suporter Persatuan sepak bola dalam kota tersebut.
Sebab terdapat kasus seperti Florence-isme yang menghina kota Yk & @Kemalsept menghina kota Bdg yang berujung pada ancaman pidana juga jadi korban Bully di Media sosial.
kasus ini termasuk penghinaan dan pencemaran nama baik melalui saluran elektronik. Baik pelaku yang sengaja amupun yang iseng. Selama bisa melacak pelaku, kepolisian berhak menahan pelaku, mengingat ancaman Pasal 27 ayat 3 UU ITE ini adalah 6 tahun penjara. Diatas ancaman 5 tahun penjara, kepolisian dan kejaksaan berhak menahan pelaku selama proses penyelidikan.
Jika rekan-rekan menemukan penghinaan tersebut dalam grup Pasoepati tidak usah dibalas cukup dilaporkan saja di http://www.polri.go.id/laporan-all/lpm/adu/ (Laporan aduan masyarakat)
Dan alangkah baiknya kita diam...!!!. karena Diam bukan berarti kalah,Kita sudah Hebat Melakukan kreatifitas untuk mensuport Persis Solo itulah kewajiban kita sebagai suporter.
seperti peribahasa " Biarkan Anjing Menggonggong Kafilla Berlalu"
Usahakan Kita tetap Menjalin Persaudaraan antar suporter karena Dari itu sodara kita banyak & adem ayem dimana-mana.
tetap fokus untuk Mendukung Tim Kebanggaan Pasoepati yaitu Persis Solo.
Salam Pasoepati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar