Jumat, 08 November 2013

Persis Solo dulu bernama asli Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB) Pasoepati Peringati 90 Tahun Lahirnya Persis Solo













Solo – Ratusan anggota suporter Pasoepati memadati Tugu Kebangkitan di daerah Penumping, Laweyan, yang merupakan monumen klub kebanggaan warga Solo yakni Persis, Jumat (8/11) malam. Aksi yang diselingi doa bersama tersebut merupakan rasa syukur atas penemuan hari lahirnya Persis Solo yang disinyalir tepat hari ini 8 November tahun 1923 silam.
Sebanyak
90 lilin pun dinyalakan oleh para anggota Pasoepati sebagai peringatan 90 tahun Persis Solo berdiri. Begitu juga dengan penyalaan lilin yang dimulai tepat pukul 19.23 WIB, sebagai peringatan tahun lahirnya Persis Solo yang dulu bernama asli Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB). Seluruh Pasoepati pun memanjatkan doa demi kesuksesan dan kembali berjayanya salah satu klub tertua di Indonesia ini.
Wakil Presiden Pasoepati yang turut hadir dalam acara ini, Ginda Ferachtriawan menurutkan, pihaknya dan seluruh anggota Pasoepati mendapat kabar bahwa salah satu anggotanya bernama Vian, berhasil menemukan hari lahirnya Persis Solo. Penemuan tersebut tak lepas dari adanya komunikasi dengan salah seorang warga negara Belanda yang menemukan sebuah artikel di salah satu perpustakaan Belanda.
“Hari ini ada info tadi dari teman-teman Pasoepati terutama di akun twitter@persissolo. Dimana admin akun tersebut telah berkomunikasi dengan seorang warga negara Belanda yang menemukan hari lahirnya Persis Solo yang dulunya bernama VVB,” terang Ginda kepada wartawan, Jumat (8/11) malam.
Untuk semakin menguatkan informasi tersebut, pihaknya bersama anggota Pasoepati lain akan menemui pihak Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Pasalnya, Persis Solo sendiri lahir pada masa Sinuhun Paku Buwono (PB) X, yang membentuk sebuah klub sepak bola untuk mempersatukan pemuda-pemuda Surakarta melawan penjajahan.
“Paling tidak besok Senin kami akan ke sana untuk mencari informasi dan bukti otentiknya. Karena kalau di perpusatakaan Belanda saja ada, mengapa yang di tempat asalnya tidak ada,” pungkas Ginda.

Sementara itu, Vian yang merupakan admin akun twitter @persissolo yang pertama kali mengabarkan penemuan lahirnya Persis, mengaku mendapatkan informasi tersebut langsung dari kerabatnya yang berada di Belanda. “Dia menemukan artikel keluaran tahun 1923 di perpustakaan di Utrech, bahwa Persis dibentuk pada 8 November 1923,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

0 komentar:

Anda Pengunjung

Kontributor

gabung teman pasoepati

Diberdayakan oleh Blogger.